Sabtu, 09 Desember 2017

Filled Under: ,

Furniture Office Yang Sering Disepelekan


Furniture office atau yang dalam bahasa Indonesia disebut sebagai peralatan kantor adalah barang-barang yang akan dibutuhkan oleh pekerja sebagai sarana untuk dapat bekerja. Jika di sebuah kantor tidak memiliki furniture, maka otomatis para karyawan tidak dapat bekerja sama sekali. Kurangnya jumlah pengadaan peralatan kantor saja sudah membuat kerja menjadi tidak maksimal, dan bahkan bisa tidak mencapai hasil yang diharapkan. Untuk itulah, pentingnya kesadaran bagi para pebisnis untuk melengkapi jumlah perabotan yang dianggap sangat dibutuhkan demi terciptanya kenyamanan bersama. Dan terjadi simbiosis mutualisme antara pimpinan dan anak buahnya.

Peralatan kantor ini sangat banyak jenisnya dan tidak akan habis jika dibahas satu-persatu nama beserta fungsinya. Untuk itu, disni hanya akan dibahas beberapa jenis perlengkapan kantor yang sering disepelekan, khususnya bagi para pebisnis baru yang belum memiliki dana dan budget pengadaan alat masih pas-pasan. Salah satunya adalah mesin absensi. Meskipun memiliki fungsi yang sangat penting, nyatanya masih ada beberapa kantor yang menerapkan sistem absen manual dengan cara menulis di atas selembar kertas. Padahal selain tidak efektif karena karyawan mudah untuk berbuat curang, cara ini juga sangat tidak praktis. Terutama jika memiliki karyawan yang jumlahnya cukup banyak. Ketika tiba waktu akan gajian, pastilah sangat ribet harus menghitung satu-persatu dengan cara manual. Hal ini hanya akan membuang-buang waktu saja.

Peralatan lain yang juga sering disepekan adalah loker atau lemari untuk meletakkan barang-barang karyawan. Faktanya masih ada perusahaan yang kekurangan jumlah loker untuk karyawannya. Sehingga membuat pekerja harus menenteng barang bawaannya kemana-mana dan diselipkan dimana-mana. Padahal hal ini akan sangat mengganggu siapapun yang melihatnya dan juga rawan barang hilang. Perusahaan yang profesional adalah perusahaan yang bisa memenuhi kebutuhan para karyawannya. Mulai dari hal yang besar sebagai alat untuk bekerja hingga hal-hal yang kecil dan terlihat sepele. Meskipun selama ini belum ada keluhan dari karyawan, namun bukan berarti mereka merasa senang karena pengadaan furniture office yang pas-pasan.

0 komentar:

Posting Komentar