Rabu, 20 Desember 2017

, , ,

7 Kesalahan Umum Solo Traveler

Sumber foto: jacarandatravels.com
Solo traveling lagi tren banget ya sekarang. Ya, bilangnya sih mau cari petualangan, buat pelarian, ajang pembuktian, sampai coba-coba keluar dari zona nyaman. Tapi realitasnya adalah paling cuma buat keliatan keren di media sosial, biar dibilang luar biasa.

Ya, ngga ada salahnya juga sih ya. Toh pada akhirnya tujuan hidup orang beda beda. Ada yang cuma buat gaya, ada juga yang memang pingin punya kehidupan yang lebih bermakna.

Buat mereka para solo traveler, kebanyakan sekembalinya ke rumah mereka akan merasa seperti pribadi yang baru. Seseorang dengan sudut pandang serta pola pikir yang baru. Mereka pasti akan merasa bahwa mereka berhasil menaklukan rasa takut dalam dirinya.

Tidak cuma itu, solo traveler juga pastinya akan membawa pengalaman tak terlupakan yang dikemas dalam bentuk cerita yang siap untuk dibagikan kepada orang lain. Lalu, solo traveler tentunya akan bertemu dengan pejalan mandiri lain yang tentu pun punya cerita dan bisa memberikan kemungkinan yang besar untuk memperluas jaringan pertemanan di seluruh dunia. Yang terakhir, perjalanan sendiri ini tentu akan membuat solo traveler belajar dari kesalahan yang ia lakukan selama solo traveling.

Apa saja ya kesalahan tersebut. Berikut ini adalah rangkuman dari berbagai kesalahan yang pernah dilakukan oleh para solo traveler yang pastinya jangan sampai kamu lakukan juga ya.

1. Meninggalkan kartu kredit

Banyak yang suka nyepelein kartu kredit karena mesin ATM tersebar di seluruh penjuru dunia. Tapi, ada kalanya juga lho kartu debit ngga bisa buat narik uang di beberapa tempat. Di sinilah peran penting kartu kredit. Selain dapat digunakan untuk keadaan darurat, kartu kredit juga memberikan banyak kelebihan seperti potongan harga serta promo lainnya. Misal, pas booking tiket pesawat murah Reservasi.com, ada promo pakai kartu kredit tuh. Siapa tahu mau beli tiket pesawat dadakan pas di destinasi sana.

2. Packing kebanyakan

Pasti banyak banget di antara para solo traveler apalagi yang pemula merasa insecure selama jalan sendirian. Pasti nih ya rasanya semua barang pingin dibawa. Tapi ini mesti ingat kalau packing barang berlebihan bikin tas atau koper kamu harus berukuran lebih besar dari yang seharusnya.

Jadinya kenapa? Selain menghambat mobilitas, bawa barang bawaan yang berukuran jumbo pasti menarik perhatian orang sekitar. Artinya apa nih? Ya memudahkan orang yang berniat buruk untuk mengenali target mereka. Bawa aja barang secukupnya dalam satu backpack dan tinggal melenggang bebas bertualang. Kalau ada yang kurang tinggal beli di sana.

3. Menutup diri

Wajar sih kalau selama pergi sendirian kita akan mudah curiga dengan orang tak dikenal. Atau dengan kata lain kita akan merasa waspada sepanjang waktu. Namun nyatanya,kalau kita menutup diri juga tentu akan menutup kemungkinan dapetin pertolongan di saat darurat.

Paling ngga coba bertegur sapa sesama solo traveler atau sekumpulan backpacker di tempat penginapan atau setiap destinasi. Dengan begitu, kamu bisa dapat kesempatan untuk memperluas koneksi dan sedikit banyak akan mendapatkan pengetahuan dan info penting dari sesama traveler tentang destinasi kamu.

4. Menjauh dari ruang publik

Jangan pernah berpikir ya kalau tempat sepi akan memperkecil kemungkinan sebuah tindak kejahatan. Malahan, ruang publik adalah tempat aman di mana semua orang bisa melihat dan memberi pertolongan.

Kalau terpaksa banget destinasi kamu cuma bisa dituju melalui rute yang sepi tersebut, usahakan agar merencanakan jadwal ketika masih siang dan jam rush hour. Yah yang paling amannya lagi, kamu bisa mencari informasi untuk bergabung dengan solo traveler yang ingin mengunjungi destinasi yang sama biar ada barengan.

5. Tiba di tujuan saat gelap

Namanya malam hari, segala situasi akan terasa lebih mencekam dan kurang aman. Bukan lebay kok. Ditambah lagi, transportasi umum seperti bus atau kereta banyak yang sudah tidak beroperasi, atau bahkan tidak ada yang beroperasi sama sekali. Hal ini pasti bakal lebih menyulitkan lagi kalo naik taksi bukan termasuk dalam bujet kamu.

Saat hari sudah gelap juga bakal sulit buat cari arah menuju tempat penginapan. Usahakan ya buat selalu atur jadwal perjalanan sedemikian rupa agar saat tiba di tempat tujuan ketika hari masih terang.

6. Pergi tanpa travel insurance

Asuransi adalah satu hal penting yang sering banget disepelein. Padahal ya sangat penting buat menjamin kesehatan selama perjalanan. Bisa dibilang, ini adalah pegangan utama kamu pas melakukan perjalanan seorang diri. Asuransi perjalanan bisa meng-cover pembatalan tiket, penundaan keberangkatan, kebutuhan medis yang mendesak, kecelakaan, dan sebagainya.

Jangan lupa untuk menyimpan kartu asuransi beserta salinannya di tempat yang aman ya selama perjalanan. Pastikan juga untuk menyimpan scan kartu asuransi di dalam email. Pokoknya persiapkan semuanya.

7. Tidak membuat perencanaan baik

Emang ini poin terakhir, tapi tidak boleh dilupakan. Membuat perencanaan yang baik akan memberikan hasil yang baik selama perjalanan kamu ke depannya. Lihat juga poin-poin di atas ketika menyusun rencana perjalanan solo traveling kamu. Bingung ingin membuat perencanaan yang seperti apa?

Pertama, kamu bisa mengawalinya dengan melihat jadwal pesawat di situs booking tiket pesawat murah Reservasi.com, pilih jadwal yang sesuai dengan destinasi kamu. Kedua, rajin-rajin untuk browsing harga tiket. Siapa tau kamu bisa mendapatkan promo yang sedang ditawarkan saat beli tiket pesawat dan menghemat budget. Ketiga, tentukan berapa lama kamu akan melakukan solo traveling. Ohiya di situs itu juga bisa cek hotel, jadi kamu bisa mengecek dimana saja penginapan murah di Bandung.
 

Sabtu, 09 Desember 2017

,

Furniture Office Yang Sering Disepelekan


Furniture office atau yang dalam bahasa Indonesia disebut sebagai peralatan kantor adalah barang-barang yang akan dibutuhkan oleh pekerja sebagai sarana untuk dapat bekerja. Jika di sebuah kantor tidak memiliki furniture, maka otomatis para karyawan tidak dapat bekerja sama sekali. Kurangnya jumlah pengadaan peralatan kantor saja sudah membuat kerja menjadi tidak maksimal, dan bahkan bisa tidak mencapai hasil yang diharapkan. Untuk itulah, pentingnya kesadaran bagi para pebisnis untuk melengkapi jumlah perabotan yang dianggap sangat dibutuhkan demi terciptanya kenyamanan bersama. Dan terjadi simbiosis mutualisme antara pimpinan dan anak buahnya.

Peralatan kantor ini sangat banyak jenisnya dan tidak akan habis jika dibahas satu-persatu nama beserta fungsinya. Untuk itu, disni hanya akan dibahas beberapa jenis perlengkapan kantor yang sering disepelekan, khususnya bagi para pebisnis baru yang belum memiliki dana dan budget pengadaan alat masih pas-pasan. Salah satunya adalah mesin absensi. Meskipun memiliki fungsi yang sangat penting, nyatanya masih ada beberapa kantor yang menerapkan sistem absen manual dengan cara menulis di atas selembar kertas. Padahal selain tidak efektif karena karyawan mudah untuk berbuat curang, cara ini juga sangat tidak praktis. Terutama jika memiliki karyawan yang jumlahnya cukup banyak. Ketika tiba waktu akan gajian, pastilah sangat ribet harus menghitung satu-persatu dengan cara manual. Hal ini hanya akan membuang-buang waktu saja.

Peralatan lain yang juga sering disepekan adalah loker atau lemari untuk meletakkan barang-barang karyawan. Faktanya masih ada perusahaan yang kekurangan jumlah loker untuk karyawannya. Sehingga membuat pekerja harus menenteng barang bawaannya kemana-mana dan diselipkan dimana-mana. Padahal hal ini akan sangat mengganggu siapapun yang melihatnya dan juga rawan barang hilang. Perusahaan yang profesional adalah perusahaan yang bisa memenuhi kebutuhan para karyawannya. Mulai dari hal yang besar sebagai alat untuk bekerja hingga hal-hal yang kecil dan terlihat sepele. Meskipun selama ini belum ada keluhan dari karyawan, namun bukan berarti mereka merasa senang karena pengadaan furniture office yang pas-pasan.