Rabu, 02 Agustus 2017

Filled Under: , , ,

Mendirikan Media Online Berbadan Hukum

Online News

KilasKareba, saat ini semakin banyak media online atau situs berita (portal) yang bermunculan dengan berbagai nama. Beberapa sudah berbadan hukum dan beberapa lainnya masih terkesan ilegal atau tidak resmi. Dewan Pers telah gencar mensosialisasikan jenis-jenis media di Indonesia, yaitu media profesional, media partisan, dan media abal-abal.

Pemilik media yang mengetahui tentang jenis media dan belum berbadan hukum dan serius dengan bisnis media harus serius untuk memiliki badan hukum.

Mendirikan Media Online

Mendirikan media online sangat mudah. Fitur di internet semakin memudahkan dengan blog seperti Blogger, Wordpress dengan hitungan menit. Nama domain kemudian dilekatkan ke blog tersebut.

Cara lain dengan membeli hosting dan domain kemudian menginstal CMS WordPress dan pilih tampilan tema majalah atau situs berita yang sangat banyak baik yang gratis ataupun berbayar, begitu pula dengan plugin-pluginnya.

Membuat Legal

Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP) sudah tidak perlu lagi seperti era Orde Baru dengan terbitnya UU 40/1999.

Pasal 9 UU No. 40/1999 tentang Pers menyebutkan:
  1. Setiap warga negara Indonesia dan negara berhak mendirikan perusahaan pers.
  2. Setiap perusahaan pers harus berbentuk badan hukum Indonesia.
Dalam penjelasan UU Pers tidak dijelaskan bentuk badan hukum yang dapat digunakan untuk mendirikan perusahaan pers.Singkatnya bahwa mendirikan perusahaan pers berbentuk badan hukum, datang saja ke Notaris dan minta dibuatkan Perusahaan Pers.

Profesional dengan taat pada kode etik

Media Online tetap harus taat pada kode etik jurnalistik dan pedoman pemberitaan media siber. Para editor dan kontributor harus menguasai keterampilan jurnalistik seperti teknik peliputan, wawancara, dan penulisan. Pengambilan gambar juga sangat perlu dan wajib.

Kode etik yang paling sering dilanggar seperti pada media lainnya, adalah liputan berimbang. Banyak media yang tidak berimbang dalam pemberitaan akibat pesanan dan tekanan pihak tertentu. Media yang dikendalikan oleh kelompok tertentu paling banyak berbasis politik pastinya akan menjadi media propaganda bagi kelompok tersebut.

Selamat menjalankan media online.

0 komentar:

Posting Komentar