Senin, 07 Agustus 2017

Filled Under: , , ,

Internet Cepat Buat Apa, Kecepatan Internet di Indonesia Baru 10,889 Kbps


Banyak yang mengeluhkan kecepatan akses internet di Indonesia. Bahkan banyak yang mempertanyakan pernyataan Menkominfo Tifatul Sembiring saat menjabat yaitu "Internet Cepat Buat Apa ?"

Sebenarnya ucapan ini ada benarnya juga karena seperti yang dikutip dari Merdeka.com bahwa ada penelitian Universitas Islam Sebelas Maret (UINSA) pada 2014 lalu bahwa sekitar 40% pengguna internet digunakan untuk tujuan tidak produktif.

"Kampanye berinternet sehat yang kami lakukan di Taman Bungkul pada Minggu (22/06/2014) itu merupakan bentuk kepedulian 30-an mahasiswa dari komunitas broadcast mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UINSA terhadap fenomena kecanduan internet," kata Humas Kampanye Internet Sehat UINSA, Azmi Fajri Ilmi.



Dari catatan mereka, 40 persen pengguna internet hanya mengakses dunia maya untuk tujuan yang tidak produktif seperti mengakses konten porno, update status alay di jejaring sosial hanya untuk memperlihatkan eksistensi, mengumbar komentar negatif dan tidak jelas sampai dengan hanya untuk bermain game online saja. Bahkan sampai pada tindakan yang mengarah pada cybercrime.

Menurut statistik yang dirilis oleh Hootsuit dan We Are Social, pengguna internet di Indonesia sudah setengah dari total populasi penduduk Indonesia. Malah pengguna ponselnya sudah hampir dua kali total penduduk.


Kecepatan yang disebut di atas 10,889 Kbps sebenarnya sudah cukup bagi para pengguna di Indonesia. Ini bisa kita lihat dengan pemanfaatan internet dan ponsel cerdas untuk membantu perekonomian dengan e-commerce.



Selengkapnya laporan statistik untuk Asia Tenggara per negara bisa dilihat disini,


0 komentar:

Posting Komentar