Sabtu, 19 Maret 2016

Filled Under: ,

6 Penyebab Telat Menstruasi Selain Kehamilan

telat menstruasi

Normalnya, siklus menstruasi terjadi dalam kurun waktu 21 sampai 35 hari dan berbeda-beda pada tiap wanita. Menstruasi juga akan datang satu kali sebulan. Namun, terkadang menstruasi telat atau tidak datang dari jadwal, lalu membuat para wanita panik. Sebagian berpikir kalau menstruasi yang tak kunjung datang tersebut disebabkan oleh kehamilan. Padahal, ada pemicu-pemicu lain yang dapat menyebabkannya, seperti yang disebutkan di bawah ini.

Stres

Stres adalah salah satu pemicu utama yang mengacaukan siklus menstruasi. Ketika seseorang tertekan sampai stres, hipotalamus pun akan terganggu. Salah satu bagian dari otak ini yang berperan penting dalam mengatur siklus menstruasi wanita. Maka dari itu, untuk menghindari keterlambatan sang tamu bulanan, wanita dianjurkan untuk tetap tenang dengan relaksasi atau mengatur kembali gaya hidupnya.

Terlalu Gemuk atau Kurus

Berat badan yang tidak ideal ternyata bisa mempengaruhi siklus menstruasi. Kenaikan bobot badan dan gangguan makan seperti bulimia akan menganggu fungsi dalam tubuh, termasuk ovulasi (masa subur). Maka, ada baiknya wanita yang obesitas atau terlalu kurus berkonsultasi ke dokter untuk mengembalikan berat badan mereka ke angka normal dan ideal.

Perubahan Hormon

Ibu yang sedang menyusui biasanya tidak akan mengalami menstruasi karena kemunculan hormon prolaktin. Selain itu, alat kontrasepsi juga kerap mengacaukan siklus menstruasi. Pil KB yang notabene mencegah kehamilan memiliki kandungan hormon progestin dan estrogen. Kedua hormon ini yang menghalangi indung telur untuk melepas sel telur, sehingga dapat mengganggu jadwal tamu bulanan.

Penyakit berat / kronis

Penyakit kronis seperti diabetes dan celiac bisa mempengaruhi siklus menstruasi. Kadar gula darah dalam tubuh ternyata berhubungan dengan perubahan secara hormonal. Jadi, wanita yang menderita diabetes akan mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Sedangkan celiac yang terjadi pada sistem pencernaan akan menghambat penyerapan nutrisi penting dan mengacaukan siklus menstruasi.

Gangguan tiroid

Kelenjar tiroid berperan penting dalam mengatur metabolisme dalam tubuh. Namun, kalau bagian ini mengalami masalah, maka wanita akan mengalami telat menstruasi. Ciri-ciri dari gangguan tiroid di antaranya adalah kelelahan, kerontokan rambut, naiknya berat badan, sampai kedinginan. Namun, obat dapat menangani masalah ini dan mengembalikan siklus menstruasi.
Sindrom Ovarium Polikostik (PCOS)

Dalam hal ini, hormon yang terlalu tinggi menyebabkan folikel (kantung di tahap awal pembentukan sel telur) ikut meningkat. Namun, statusnya yang belum matang menyebabkan sel telur tidak terbentuk. Salah satu gejala dari PCOS adalah kacaunya siklus mesntruasi, sebab sel telur masih berada dalam ovarium dan tidak bisa dibuahi.

Masih ada penyebab lain yang dapat menyebabkan telatnya menstruasi seperti  menopause dini hingga menstruasi yang secara mendadak berubah.



0 komentar:

Posting Komentar