Jumat, 22 Agustus 2014

Filled Under:

DUDUK MANIS



HARI INI, HARAPAN KEMBALI MENYERUAK MENGIRINGI SEBUAH PROSES
HARI INI, BANYAK SOSOK BARU DATANG DENGAN JANJI YANG TELAH MEMBIUS
HARI INI, MEREKA HARUS PERGI MEMBAWA HARAPAN YANG TELAH MEMBIAS
HARI INI, AKANKAH MENJADI MUARA BAGI JANJI YANG MEMBIUS DENGAN HARAPAN YANG  MEMBIAS DALAM BINGKAI PARABIOSIS

PINTU MEMANG BARU TERKUAK DARI PALANG SILANG YANG TELAH MENANTANG
MENGHADANG LANGKAH
KARENA MASIH TERSISA HARAP YANG TANGGUNG
NAMUN AROMA PESIMIS DI ANTARA SEMERBAK WEWANGI APATIS TETAP BERADU
PADA SATU SIKLUS
TENTU BUKAN KARENA RAGU DENGAN JANJI, TETAPI MEMANG KONTRAK USAI PADA
SAAT BERTARUNG
KINI, GILIRAN YANG TERBAWA MUNGKIN HANYA AKAN KEMBALI MENJADI PIRANTI
ALAT TEBUS BAGI YANG AMBISIUS DAN TENDENSIUS

MUNGKIN BESOK, LUSA ATAU ENTAH KAPAN SAATNYA, YANG PERGI AKAN KEMBALI
ATAS NAMA YANG PERNAH DITINGGALKAN
BERTERIAK LANTANG MENEROBOS CORONG YANG TAK SEMPAT PERNAH
DIPERGUNAKAN 
KARENA SELAMA INI HANYA TERLENA UNTUK SALING BERBISIK DAN BERKATA SATU
DENGAN YANG LAIN
MEREKA DATANG MEMAKI DAN MENGHARDIK PEWARIS KEBEKUAN YANG JUGA MULAI
MEMBISU TAK BERDAYA
MENGEJAR IMPIAN YANG MEMBAYANG MENGGELANTUNG PADA SEBUAH IMING-IMING
SEPERTI YANG PERNAH MEREKA KATAKAN PADA ALAM BEBAS DISAAT GALAU TAK
MENDENGAR KICAU DALAM MENYAHUTI BADAI YANG GARANG

JALAN TERJAL BERLIKU MASIH CUKUP PANJANG UNTUK MENCAPAI FINIS
MASIH BANYAK KESEMPATAN UNTUK SEKEDAR MENAPAK JEJAK LANGKAH YANG
MEMBEKAS DENGAN VONIS
NAMUN PELUANG UNTUK MELINTAS PADA BELANTARA TERBUKA LEBAR
MENGHINDARI SENYUM SINIS
HINGGA KELAK SEJARAH MENCATAT KARENA PRESTASI KEMBALI DUDUK
MANIS              

0 komentar:

Posting Komentar